Filed under: Suku Dayak Jawa | Tag: cetak sawah, cetak sawah baru, Dayak, Indonesia, Jawa, Kalbar, Kalimantan Barat, Kota Singkawang, Sawah, Singkawang, tanam padi
Kerukunan suku Jawa dan suku Dayak bekerjasama melakukan pencetakan sawah baru sekitar 100 hektar di Dusun Kulor Desa Pajintan, Kecamatan Singkawang Timur, Kota Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat.
Rencana pencetakan sawah baru itu bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup para petani dan guna mendukung program pemerintah dalam swasembada beras. Demikian dikatakan Ketua Kelompok Tani Harapan Makmur, Tusiran di Singkawang, Senin (9/2/09)
Dijelaskan, pelaksanaan pencetakan sawah saat ini sudah tahap pemetaan gambar dan mulai pembuatan irigasi dan selanjutnya menunggu persetujuan Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat. Kata Tusiran yang juga pemenang pencipta logo Pemerintah Kota Singkawang.
Selain itu, menghilangnya sebanyak 826 ton pupuk urea bersubsidi tahun 2008 jatah para petani wilayah Kota Singkawang berakibat menghambat upaya program pemerintah dalam peningkatan produksi pertanian Kota Singkawang. Kasus misterius hilangnya pupuk urea bersubsidi tersebut tengah ditangani pihak penegak hukum dari Kepolisian, Kejaksaan dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kata Tusiran.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Lahan dan Air Dinas Pertanian dan Kehutanan Kota Singkawang, Gunawan, didampingi staf, Abdul Hakim mengatakan pencetakan sawah baru tersebut akan dilaporkan kepada Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat untuk mendapatkan persetujuan dan dukungan dana APBD atau APBN.

Kantor Kelompok Tani Harapan Makmur

Tim Dinas Pertanian dan Kehutanan Kota Singkawang

Lahan Swah di Dusun Kulon Desa Pajintan Kec. Singakwang Timur, Kota Singkawang, Kalimantan Barat

Lahan Swah di Dusun Kulon Desa Pajintan Kec. Singakwang Timur, Kota Singkawang, Kalimantan Barat

Proyek Irigasi Rusak Menghambat Program Bidang Pertanian

Proyek Irigasi Rusak Perlu Perhatian Pemerintah