Filed under: Uncategorized
Menurut Wikipedia, diperkirakan populasi Etnis India Indonesia (EII) sekitar 50.000 – 80.000 orang, yang separuhnya bermukim di kawasan Medan dan Pematang Siantar Sumatra Utara, di Jakarta sekitar 10.000 orang dan sisanya tersebar diberbagai wilayah seperti Palembang, Aceh, Bandung, Semarang, Surakarta, Jogjakarta, Surabaya, Malang, Bangil dan Bali.
Hitungan tersebut hanya untuk orang keturunan India yang benar-benar tulen dari India dan belum termasuk yang berdarah campuran.
Ditilik dari asal muasalnya, mereka terdapat tiga kelompok yaitu suku Tamil berasal dari India Selatan, suku Punjabi dan suku Sindhi. dari India Utara.
Untuk agama, mayoritas EII menganut agama Hindu dan Budha, sebagian lain beragama Sikh, Kristen dan Islam.
Filed under: Uncategorized
Suatu bangsa menjadi bangsa besar; produktif dan mandiri, adil dan beradab, solidaritas tinggi dan berwibawa, serta ketegaran yang berkelanjutan, bukan semata-mata dilihat dari besarnya jumlah penduduk; melainkan kualitas manusia (“masyarakat”) sebagai bangsa kuat dan beradab.
Demikian disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Ikatan Sosiologi Indonesia , Dr. Ir. Tri Pranadji, MSi, APU dalam “Forum Komunikasi dan Konsultasi Pembauran dalam Rangka Fasilitasi dan Penguatan Kelembagaan “ di Jakarta 8 September 2009
Dijelaskan, Penguatan pengintegrtasi multicultural bangsa terdapat Enam elemen sosio-kultural : Nilai-nilai sosio-kultural . Kepemimpinan progresif , Struktur masyarakat. Sistem pemerintahan, Kompetensi SDM dan Manajemen social.
Filed under: Uncategorized
Hak-hak Minoritas dan Multikulturalisme di Indonesia
Agama, Multikulturalisme, dan Harmoni
Filed under: Uncategorized
Pencetakan sawah baru akan meningkatkan pendapatan, kesejahteraan masyarakat petani dan diharapkan Singkawang sebagai daerah swasembada beras hingga ekspor beras ke daerah atau negara lain.
Staf Bidang Pengelolaan Lahan dan Air Dinas Pertanian dan Kehutanan Kota Singkawang, Abdul Hakim, mengatakan, rencana program pencetakan sawah baru seluas 2000 hektar di daerah Kota Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat. Sejak tahun 2007 hingga 2009 sudah dilaksanakan cetak sawah baru seluas 325 hektar dan sisanya sekitar 1.675 hektar akan dilanjutkan tahun berikutnya secara bertahap.
Dijelaskan, hal-hal yang menjadi kendala dalam pelaksanaan program pencetakan sawah baru ini diantaranya masalah kondisi medan yang berat, pergeseran iklim/cuaca yang tidak menentu dan dana kurang memadai.
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Harapan Makmur, Tusiran, menanggapi perkembangan proyek pencetakan sawah baru di Dusun Kulor Desa Pajintan, Kecamatan Singkawang Timur, Kota Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat. Singkawang, mengatakan, sudah dilakukan pembuatan parit-parit dan sedang terus dikerjakan cetak sawah baru sesuai kebijakan pemerintah yang telah menyetujui pencetakan sawah tahun 2009 seluas 25 hektar untuk kelompok tani harapan makmur.
Mengenai kasus subsidi pupuk sudah selesai dan tidak ada masalah lagi. Bahkan sekarang subsidi pupuk berjalan lancar kepada para petani untuk meningkatkan hasil pertaniannya. Mengenai proyek irigasi rusak sudah diperbaiki dengan dibangun ulang sudah selesai pada akhir bulan Pebruari 2009. kata tusiran.
Dengan pembangunan infrastruktur pertanian (irigasi, jalan dll) dan penambahan pencentakan sawah baru serta kelancaran distribusi pupuk kepada para petani secara cepat tepat waktu musim tanam, akan terjadi peningkatan hasil pertanian dan Singkawang sebagai daerah swasembada beras hingga ekspor ke daerah atau negara lain. semoga.